Sunday, February 26, 2017

Interview Calon Karyawan Detikcom dan Trans Corp

Awalnya Detikcom itu milik perusahaan Agranet Multicitra Siberkom sudah beroperasi sejak 9 Juli 1998 yang di rintis oleh 3 orang wartawan pada masa itu yaitu : Pak Budiono Darsono, Yayan Sopyan, dan Abdul Rahman. Tapi pada 3 Juli 2011 perusahaan CT Corp atau Trans Corp mengakuisisi saham Agranet secara resmi ( open Wikipedia about Detikcom). 
Sebenarnya, Detikcom buat saya sudah tidak asing lagi karena penelitian skripsi kemarin mengharuskan saya mengambil data di gedung Aldevco kantor redaksi Detikcom di daerah Pejaten Jakarta Selatan. Tadinya saya pikir saya bakal di interview di sana, karena mengingat semua pusat kegiatan detik disana tetapi malah di gedung Trans Tv di jalan Mampang Prapatan.
Copyright : Jobstreet.com

Menurut teman yang saya temui di acara interview kemarin, bilang kalo sebenarnya kantor Detikcom seluruhnya bakal berpindah ke gedung Trans Tv. Kepindahan itu mungkin ada sebabnya dengan penggantian Pimpinan Redaksi (pemred) di detik yang kini sudah tidak di jabat oleh pak Budiono Darsono dan dipindah tangankan pada Bu Iin ( atau siapa saya lupa lagi, maaf).
Dan berdasarkan informasi yang saya baca di internet, pak Budi sekarang diminta untuk menghandle media baru yaitu kumparan. Yah namanya juga pekerjaan, perusahaan yang di besarin sendiri kalau sudah kebeli sama orang lain tidak akan sama lagi Bahkan pendirinya bisa aja keluar dari perusahaan tersebut dengan berbagai sebab. Ini persis seperti nasihat yang teman saya ucapakan " Kalau kamu kerja, jangan cintai perusahaannya tapi cintailah pekerjaannya".
Disini saya mengerti kalau perusahaan yang dirintis sendiripun ga akan selamanya jadi milik kita. Eh terlalu jauh yah, intermezzonya. Oke balik lagi ke topik diatasi, jadi pada 23 Februari 2017 itu saya diminta untuk interview di Detikcom dengan posisi reporter. Sebelum hari H saya sebenarnya udah cari informasi tentang proses interview di Detikcom atau d Trans Tv. Dan akhirnya beberapa info yang saya dapat di internet diijabah juga pas hari H. Hanya sayang, beberapa info di internet ga begitu mendetail. Sehingga jujur saya kurang persiapan untuk itu.
Baca di riview jobplanet sih katanya interview Detikcom mudah malah banyak yang keterima tapi kenapa rasanya kemarin sulit dan ribet yah? Saya rasa itu semua karena proses rekruitmennya disamakan dengan proses rekruitmen karyawan Trans Tv. Jadi sedikit  sulit dan harus melalui beberapa tahapan. Tahapannya diantaranya :
  • Tahap proses Psikotes di bagian ini kamu bakal di test sebanyak 5-6 kali soal psikotes diantaranya soal the most and the least, soal nyari huruf yang sama, soal selisih yang paling besar, soal selisih huruf yang paling besar, soal menarik kesimpulan dan terkahir soal imajinasi huruf R yang terbalik, berapa banyak yang paling cocok.
  • Setelah menghabiskan waktu dengan seabreg pertanyaan pertanyaan psikotes yang membingungkan itu, dilanjut sama proses interview, awalnya saya kira bakal interview sama user ternyata interview sama HRD yang tadi sempat ngurusin kita. Setiap orangnya di interview sebanyak 30 menit lebih atau seenaknya HRD ngobrol sama kita.Berbagai pertanyaan terlontar dari mba HRD dan lagi-lagi saya kurang bisa menjawab pertanyaan dengan puas. Terutama tentang pertanyaan prestasi apa yang akan kamu berikan kepada Detikcom kalo kamu terpilih sebagai karyawan? Apa tujuanmu ingin bekerja di detik? Kenapa kamu ingin jadi jurnalis? Apa kamu punya kendaraan? dan ntahlah hanya keberuntungan yang bisa menolong saya, untuk bisa tembus ke tahap selanjutnya. Yaitu 
  • Interview dengan user sekaligus tes tulis. Yang mungkin saja terdiri dari tes tulis transkip wawancara bahasa Indonesia dan mentranslitkan tulisan bahasa Inggris merubahnya menjadi berita. 
  • Dan terkahir jika kamu terpilih adalah tahap pemerikasaan kesehatan.
Itulah tahapan proses interview di detikcom saat ini atau bisa di garis besarkan tahapan proses interview di Trans Tv. Oh ya dari sana juga saya menemukan banyak teman baru, para jurnalis yang sudah senior yang sudah malangmelintang didunia perjurnalisan. Diantara dari mereka ada yang sudah 5-7 tahun berpengalaman menjadi pekerja publikasi. Dan mereka tidak muda lagi, berbekal pengalaman yang banyak, tekad mereka bersaing dengan saya yang masih anak bombay ini. Hiks. Tak apalah rejeki ga akan kemana yahh. Semoga. Semangkaaaa...


Bumi yang Mulai Mengeluh

Akhir- akhir ini hujan semakin deras tercurah ke bumi pertiwi, bukan karena kering tetapi air hujan seperti tidak terfilter lagi jatuh di wilayah Indonesia. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim penghujan akan berakhir pada April 2017. Dan sepertinya seluruh wilayah di Indonesia sedang mengalami curah hujan yang besar. 

Ada kecenderungan bahwa, musim penghujan ini bukan lagi berkah bagi penghuni bumi yang sebagian kecilnya bermukim di Indonesia. Bumi mungkin telah lelah, sedang ingin berkeluh kesah pada tiap-tiap bencana yang terjadi. Terhitung dari sejak November 2016 sampai sekarang Februari 2017 saja sudah 6-7 kali bencan terjadi di kota tempat saya dilahirkan, Majalengka.

Jalan amblas sudah 2 kali di 2 lokasi yang berbeda, banjir sedang 1 kali dan terakhir pada 15 Februari 2017 terjadi banjir besar (katakanlah bandang) dikarenakan banyak tanggul yang tidak mampu menahan debit air yang jatuh ke lemah cai kampung halaman saya. Orangtua bahkan kaka ipar di buat ketakutan dan hawatir. Meski ini bukan pertama kalinya banjir mampir ke rumah saya, tetapi ini pertama kalinya air banjir memaksa masuk ke dalam rumah, sehingga mengakibatkan semua barang, semua furniture bahkan beberapa dokumen penting raib,luntur bahkan rusak karena air yang sudah bercampur dengan ladu (tanah sawah). 
Banjir besar yang menimpa Desa Kasturi (persis keadaan di depan rumah saya) sumber : Facebook
Mamah pun di rumah, hampir seminggu lebih berjuang untuk memulihkan kembali keadaan rumah, membuatnya cukup payah dan lelah membereskan tiap-tiap lumpur yang masih tertinggal di tembok-tembok ataupun masuk ke dalam almari pakaian. Selang 2 hari sesudah terjadinya banjir, (lagi) jalan amblas di daerah Kawah Manuk Kuningan Jawa Barat, meski itu bukan daerah saya tetapi jalan amblas dengan lebar 15 meter itu berpengaruh bagi roda ekonomi di area yang di lewati menuju daerah Cikijing, Ciamis dan Tasik. Jalan nasional satu-satunya yang paling dekat menjangkau daerah Cikijing, Ciamis jika kamu baru pulang dari daerah Cirebon. Menurut petugas resmi perbaikan jalan, akan memakan waktu sampai menjelang bulan ramadhan untuk memugar kembali sehingga layak untuk digunakan. 


Jalan Amblas di Desa Kawahmanuk kuningan, selebar 15 meter. sumber : Tribunnewsjabar.com
Awalnya saya kira dan bertanya-tanya kenapa kini bencana banyak terajdi di desa? ternyata ga lama dari itu banjir menyerbu daerah Jakarta, Tangerang dan sekitarnya. Banyak rumah terendam tetapi sedikit korban jiwa. Bumi sudah tak seramah dulu, atau manusianya yang sudah kepalang jahat sehingga bencana berbalik pada siapa yang jahat? Bumi mungkin hanya sedang mengeluh seperti manusia dia juga ingin di mengerti, bukan dengan cara yang salah mengartikan tapi memahami dengan bathin, kebaikan alam akan menjaga kita. Amin... 

Thursday, February 16, 2017

Ragam Proses Interview di Beberapa Perusahaan

Copyright : www.theartofcharm.com

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit tentang proses wawancara / interview yang telah saya lewati di beberapa perusahaan. Adapun perusahaannya yaitu perusahaan media, perusahaan PR (Public Relation) hingga perusahaan game. Kenapa berbeda beda? Karena fokus saya selama mencari pengalaman kerja tidak hanya berpatok di bidang jurnalis tetapi juga di bidang konsultan, content writer, skripwriter, assistant supervisor, admin social media, call center bahkan customer service. Namun hingga saat ini rejeki dari langit belum memanggil saya untuk menemukan pekerjaan yang cocok. Berikut beberapa perusahaan tersebut :

1. Trinaya Media Bloomberg TV perusahaan yang bergerak dalam bidang majalah seperti majalah kartini, elle dll kini mencoba peruntungan dengan membuat perusahaan televisi, yang dimana bloomberg tv sendiri merupakan perusahaan tv milik USA yang berisi tentang konten perkembangan ekonomi dan saham. Proses interview  langsung dengan user dengan proses yang mudah sekadar ngobrol bertukar opini tentang perkembangan media massa saat ini, menanyakan tentang berita baru terupdate serta pengalaman dan kegiatan selama belum bekerja. Durasi proses interview kurang lebih sekitar 15 menit mengingat banyak juga yg di interview saat itu. Proses menunggu konfirmasi di terima/ gagal selama 2 Minggu. Dan saya kebetulan di telpon kembali oleh HRD nya hanya sayangnya saat itu Hp saya tidak aktif sehingga tdk menerima informasi secara lengkap dan  ketika saya coba tanya kan lagi via sms HRD sudah tidak memberi saya informasi, akhirnya di biarkan gagal begitu saja.

2. Mediatrust salah satu perusahaan yang bergerak dalam jasa konsultasi public relation bagi perusahaan yang ingin / akan menerapkan pelatihan kehumasan dalam perusahaannya.Interview untuk posisi Junior Consultant. Pada saat itu yang di wawancara dalam proses interview hanya sedikit. Prosesnya cukup sulit karena bidang yang ditanyakan menyangkut bidang Pr yg bukan sama sekali bidang yang saya kenal 100%, selain itu harus fasih berbahasa Inggris meskipun saya rasa HRD usernya juga tidak terlalu fasih dalam berbicara bahasa Inggris. Setelah beres interview di berikan tugas sebanyak 6 buah artikel untuk meringkas berita kedalam bahasa Inggris dan dua lainnya membuat press realease dalam bahasa Inggris. Proses menunggu dari interview ini selama 2 Minggu dan masih kurang beruntung

3. MP Games perusahaan pembuat aplikasi babe dan website jalantikus.com untuk bagian Content Writer, ada dua tahap interview namun karena berhubung proses interview berlangsung sore hari  sedangkan yang peserta yang di interview banyak sehingga hanya melewati satu tahap proses interview yakni test psikotes gambar bangun. Sedangkan tahap interview  dengan user gagal karena tidak ada kabar setelahnya.

4. Dream.co.id anak perusahaan dari media KLN (Kapanlagi network.com) dibagian reporter. Proses interview di dream cukup mudah sebatas sharing pengalaman serta menegaskan cara kerja di dream. Menegaskan tentang kemauan menjadi seorang jurnalis serta resiko yang di alami seorang jurnalis. Pada tahap interview inilah saya merasa mendalam karena pembicaraan sudah mengarah pada gaji, tunjangan, proses kerja, dll. Setelah proses interview tersebut di lanjutkan dengan test tulis yang diambil dari transkip wawancara yang harus di rubah menjadi berita serta mentranslitkan berita dari bahasa Inggris kedalam bahasa Indonesia. Proses menuggu gagal/ lolos selama 1 minggu terhitung dari tanggal 10/02/2017. Dan sekarang saya masih menunggu kabar baik tersebut setelah banyak kegagalan saya lewati. Semoga rejekinya disana. 

ODOJ Sebagai Pelopor Komunitas Mengaji


Komunitas yang telah berdiri cukup lama ODOJ ( One Day One Juzz) menjadi salah satu pelopor komunitas mengaji  di samping adanya komunitas serupa One Day One Ayat dan komunitas al-quraan lainnya. Arie Lestari sebagai admin di komunitas ini mengatakan bahwa setiap member yang bergabung dalam ODOJ awalnya akan merasa terbebani mengingat harus menuntaskan satu Juzz setiap hari. 

Dia juga menambahkan bahwa rasa keterpakasaan itu lah yang lama-lama menjadi terbiasa dan lambat laun menjadi kebutuhan. Tidak hanya saling meningatkan tentang kebaikan dalam membaca alquran dari forum ini juga beberapa member telah menemukan jodoh hingga ke jenjang pernikahan. 

Trik yang ia bagikan sebagai salah satu member lama yang bergabung di ODOJ untuk mengejar 1 juzz satu hari yaitu dengan konsistensi dan memanfaatkan waktu longgar untuk membaca al-quran. Kini komunitas ini telah di ikuti oleh berbagai kalangan baik dari kaum rumah tangga, terpelajar dan professional.- di kutip berdasarkan hasil transkip wawancara dari dream.co id



Arie Lestari gigih Membumikan One Day One Juzz (ODOJ)  


Bagi anda kaum muslimin mungkin sudah tidak asing mendengar kata ODOJ (One Day One Juz), komunitas yang memfokuskan diri untuk membaca 1 Juz alquran dalam satu hari. Arie Lestari salah satu member sekaligus admin yang tergabung dalam komunitas ini mengaku bahwa kebiasaannya membaca alquran pada bulan ramadahan ingin di konsistenkan oleh dirinya pada bulan lainnya.  Bergabung sejak Oktober 2013 lulusan IPB ini mengatakan bahwa kewajiban dan tanggung jawab untuk menyelesaikan satu juzz yang menjadikan ODOJ berbeda. 

Menurutnya berkat adanya ODOJ, kini juga bermunculan berbagai komunitas sejenis seperti One Day One Ayat (ODOA) serta komunitas alquran lainnya. Bahkan saat ini ODOJ sudah lebih membumi dan lebih banyak memiliki grup Whatsapp sekitar 12 grup. Selain saling berbagi kebaikan untuk mempromosikan membaca alquran sebanyak 1 Juzz perhari dari grup ini juga banyak member ODOJers  yang mendapatkan jodoh, hingga menikah. 

Salah satu trik yang di pakai oleh Arie Lestari untuk bisa merampungkan 1 Juzz perhari adalah dengan menggunakan secara efisien waktu yang dirasa longgar “saya biasanya lebih banyak membaca Al Quran saat di perjalanan, misalnya di angkot atau di kereta,apalagi waktu dan jarak tempuh antara rumahnya di Tangerang menuju kantor di Bintaro atau kampus di Lenteng Agung bisa menjadi ladang kesempatan untuk saya membaca beberapa halaman Al Quran”  Ungkapnya saat di temui di kawasan Mall Kota Kasablanka (02/05).

Adapun hambatan yang biasa di rasakan oleh setiap member ODOJ adalah menyempatkan diri dan konsisten untuk membaca alquran sampai rampung. Mengingat setiap latar belakang member berbeda-beda ada dari kalangan rumahtangga, pelajar bahkan professional.

Jika tidak memungkinkan rampung dalam satu hari Arie biasanya melelang juzz-nya namun, untuk menjaga konsistensi serta komunikasi keringanan berupa lelang Juzz ini di hentikan. Bahkan bagi anda yang sedang haid bisa tetap melakukan ODOJ lewat membaca murotal atau terjemahannya saja.  –sumber : dream.co.id berdasarkan hasil transkip wawancara